Uncategorized

PROSES PENGIRIMAN DATA DALAM JARINGAN KOMPUTER

Dalam sebuah komputer kita dapat mengirim berbagai data melalui jaringan komputer , dimana ada beberapa tahap yang harus dilalui untuk mengirim sebuah data atau pesan . Mari kita pelajari tahap-tahap proses pengiriman data dalam jaringan komputer. Tahap pengiriman data atau pesan dengan cara enkapsulasi .

1.Enkapsulasi Data

Enkapsulasi adalah suatu proses untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar sistem sekaligus menyederhanakan penggunaan sistem itu sendiri, juga membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya. Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada layer yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut. Akses ke internal sistem diatur sedemikian rupa melalui seperangkat interface.

Dengan enkapsulasi data menjadi memiliki identitas.Contoh sederhana proses enkapsulasi dalam proses pengiriman surat, jika sebuah surat akan dikirim namun tanpa adanya amplop, alamat dan perangko. Surat tersebut hendaknya memiliki identitas agar dapat sampai ke tujuan, jika tidak memiliki identitas maka surat tersebut tidak akan dapat sampai ke tujuan. Amplop dengan alamat dan perangko sama dengan enkapsulasi pada data

            Sebelum kita mengetahui alur enkapsulasi kita harus mengetahui layer layer yang akan dilalui oleh sebuah data dimana ada 7 OSI layer diantaranya :

OSI LAYER

Proses enkapsulasi berbeda-beda dalam tiap layernya, berikut prosesnya

  1. Tahap pertama data dibuat dan ketika memulai proses pengiriman data turun melalui Applicationlayer (layer 7) yang bertanggung jawab dalam pertukaran informasi dari komputer ke jaringan, pada dasarnya layer ini merupakan interface antara jaringan dengan aplikasi yang digunakan user. Dapat juga disebut bahwa layer ini berfungsi untuk mendefinisikan request dari user.Kemudian data diteruskan ke layer Presentation (layer 6), yang mana layer ini bertanggung jawab dalammenentukan apakah ia perlu untuk melakukan enkripsi terhadap request ini ataupun ke bentuk lain dari translasi data. Jika proses sudah lengkap, selanjutnya ditambahakan informasi yang diperlukan.

Lalu di forward ke Sessionlayer (layer 5) yang manalayer ini akan memeriksa apakah aplikasi merequest suatu informasi dan memverifikasi layanan yang direquest itu pada server.

Setiap informasi yang akan dilewatkan ditambahkan header setiap turun 1 layer . Namun, pada pemrosesan layer 5, 6 dan 7 terkadang tidak diperlukan adanya header. Ini dikarena-kan tidak ada informasi baru yang perlu diproses.

  1. Sampailah data di Transport layer (layer 4), memastikan bahwa ia mempunya suatukoneksi yang sudah tepatdengan server dan memulai proses dengan mengubah informasi itu ke bentuk segment.Pengecekan error dan penggabungan data yang berasal dari aplikasi yang sama dilakukan di layer transport ini serta keutuhan data di jamin pula di sini.Terbentuk L4PDU dari proses ini.
  2. Selanjutnya segment tersebut diteruskan ke Networklayer (layer 3), disini diterima segment-segment tadi danditambahkanalamat network untuk station yang me-request danalamatnetwork untuk server yang direquest.Segment-segment tersebut akan diubah menjadi packet-packet, Kemudian layer Networkmembuat headerNetwork, dimana didalamnya terdapat juga alamat layerNetwork, dan ditempatkan L4PDU dibaliknya, dan terbentuklah L3PDU.
  3. Kemudian packet-packet tadi dilewatkan ke layer Data Link(layer 2) dan paket-paket tadi diatur dan kemudian akan dibungkus lagi ke dalam individual frame, salah satu contoh dalam proses ini adalah memberikan alamat MAC tujuan dan MAC address sumber yang kemudian informasi tersebut digunakan untuk membuat trailer. Dikarenakan suatu paket dapat dikirimkan melalui banyak sekali perangkat dan router, disinilah peran MAC Address dalam mengirimkan paket antara satu router dan router lainnya. Kemudian akan ditransmisikan ke media. Seluruh informasi yanng ditambahkan oleh tiap layer sebelumnya (sebagai suatu actual file request) haruscocok ke dalam ukuran 46-1500 bytedata field pada frame ethernet.Data linklayer bertanggung jawab untuk mengirimkan frame menurut topologi yang digunakan.Terbentuklah L2PDU pada proses ini.
  4. Terakhir, sampailah data di layer Physical(layer 1), informasi akan dibawa dari source menuju destination. Karena Physical layer tidak mengenal frame, ia akan melewatkan informasi itu ke bentukbits. Tidak terjadi penambahan header pada layer ini.

LayerPhysicalini berhubungan dengan perangkat keras. Akhirnya bit-bit tersebut nantinya akan disinkronisasi dan kemudian diubah menjadi sinyal listrik yang berupa tinggi rendahnya tegangan dan selanjutnya ditransmisikan melalui media. Misalnya dari kabel ke tujuan, hal ini sesuai dengan karakteristik lapisanPhysical layer yang menentukan rangkaian kejadian dimana arus bit berpindah melalui medium fisik.

 

Berikut sekilas perjalanan data dengan cara enkapsulasi :

Enkapsulasi

2.Perjalanan dari pengirim ke penerima

Selanjutnya ada perjalanan dari pengirim ke penerima dimana setelah data di enkapsulasi menjadi suatu bit data tersebut akan di bentuk kembali menjadi data yang utuh atau sesungguhnya dengan cara de enkapsulasi.

PENGIRIMAN

Berikut sekilas penerimaan data dengan cara de encapsulalsi:

De enkapsulasi

Setelah di de enkapsulasi data akan berubah dari bit menjadi data yang sesungguhnya dikirim oleh server , semua proses berjalan bertahap dari layer ke layer seperti saat enkapsulasi berlangsung .

3.Deskripsi layering dengan protocol graph

https://drive.google.com/open?id=1VDRod8VxL6nCQoXsETMccnB2dG3Y6v19

Protokol pada layer application   : FTP, SMTP, Telnet dan DNS

Protokol pada layer transport       : TCP dan UDP

Protokol pada layer Internet         : IP

Protokol pada layer network        : ARPANET, SATNET, Packet Radio dan LAN

 

 

Sumber :

Computer Networks 5th-edition, A.Tanenbaum

Data Encapsulation – 101 ,  Keith Gebhardt

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.